Advertisement
Cara Mengurus STR (Surat Tanda Registrasi) Perawat Secara Offline - Artikel ini adalah pengalaman saya dalam mengurus STR secara offline alias datang langsung ke kantor MTKP dan P2T. Apa itu kantor MTKP? MTKP atau Majelis Tenaga Kesehatan Provinsi merupakan unit fungsional dari Badan Pengembangan dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia Kesehatan Kementrian Kesehatan yang berada dibawah koordinasi MTKI (Majelis Tenaga Kesehatan Indonesia). Sedangkan P2T adalah Pelayanan Perizinan Terpadu yang mengurus masalah perizinan atau non perizinan yang ada di beberapa SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah). Dan perawat merupakan salah satu badian SKPD yang berada dibawah Dinas Kesehatan yang meliputi unit-unit pelayanan kesehatan terkait seperti rumah sakit dan puskesmas


Cara Mengurus STR (Surat Tanda Registrasi) Perawat

Dalam mengurus STR untuk yang pertama kali ternyata saat ini memang banyak keluhan, salah satunya adalah harus melengkapi beberapa persyaratan dan yang menjadi tantangan tersendiri dalam mengurus STR ini adalah harus mendatangi kantor MTKP dan P2T satu hari sebelumnya jika yang bersangkutan berasal dari luar wilayah. Jadi haru menginap terlebih dahulu, hal ini dilakukan agar mendapat antrian terdepan saat mengurus STR

Dan berikut pengalaman saya saat mengurus STR...
Sebelum mengurus STR, persiapkan terlebih dulu beberapa berkas-berkas yang diperlukan, makanan dan minuman buat jaga-jaga dan tentunya berangkat lebih awal ke kantor MTKP Dinkes Provinsi, karena saya berasal Probolinggo maka saya menuju ke MTKP Dinkes Jatim. Dan karena kantor MTKP tersebut lumayan jauh maka saya berangkat satu hari sebelumnya dan menginap disekitaran kantor tersebut. Karena saya cowok, saya memilih berdiam didalam masjid dan tentunya meminta izin ke pengurus masjid disana, bahkan ada teman saya yang sampai bergadang disekitaran kantor MTKP, menemani penjaga warung sambil minum kopi... Sungguh sebuah perjuangan yang tidak perlu diulang

Setelah berada di kantor MTKP yang beralamatkan di Jl. Ahmad Yani Surabaya tersebut. Di kantor ini tujuannya adalah untuk mendapatkan Surat Rekomendasi dalam mengurus STR yang dilakukan di kantor P2T. Di kantor MTKP, berkas-berkas yang perlu dipersiapkan adalah:
  • Fotocopy Sertifikat Uji Kompetensi yang telah dilegalisir sebanyak 1 lembar. Jika sertifikat uji kompetensi rangkap 2, fotocopy saja semuanya
  • Fotocopy lembar pengumuman kelulusan uji kompetensi sebanyak 1 lembar.
  • Fotocopy ijazah dan transkrip nilai, masing-masing sebanyak 1 lembar yang telah dilegalisir. Banyak yang mengatakan, ijazah tidak perlu dilegalisir, namun saya sarankan untuk tetap dilegalisir, toh gak ada ruginya
Nah itu saja persyaratannya. Namun sebagai catatan karena ditakutkan ada perubahan peraturan dan persyaratan alangkah baiknya untuk menyiapkan semuanya secara lengkap dari rumah. Jadi untuk fotocopian berkas-berkas yang diperlukan adalah fotocopy semuanya dari rumah dan persiapkan minimal 5 - 10 lembar fotocopian. Ingat, jangan fotocopy disekitaran kantor MTKP. Selain itu bawa juga berkas-berkas persyaratan yang Asli

Sebagai catatan juga. Saat mengurus STR baru alangkah baiknya jika dilakukan secara bersama-sama dengan teman Anda atau secara kolektif. Karena sesuai pengalaman, pengurusan STR secara kolektif akan mempermudah dan mempercepat proses Surat Rekomendasi. Kenapa harus secara kolektif? Bukankah berakhirnya masa berlaku STR masing-masing perawat berbeda dan sesuai dengan tanggal dan bulan lahir mereka? Memang betul, meskipun berbeda masa berlaku namun saya yakin jarak masa berlaku STR antar perawat tidak terlalu jauh. Meskipun berbeda 2 - 5 bulan, lebih baik diurus bersama-sama

Nah setelah menunggu sekitaran hampir 3 jam di kantor MTKP, akhirnya saya dan keenam teman saya mendapatkan Surat Rekomendasi yang digunakan sebagai salah satu syarat untuk mengurus STR ke kantor P2T. Alhamdulillah...

Selanjutnya setelah mendapatkan Surat Rekomendasi tersebut, saya dan beberapa teman saya menuju ke kantor P2T yang ada di Jl. Pahlawan Surabaya. Berkas-berkas yang diperlukan di kantor P2T ini dimasukkan kedalam map warna merah. Namun untuk menghindari perubahan ketentuan masalah Map ini, persiapkan saja semua map warna kuning, hijau, dan merah karena ketika kita menyiapkan map warna merah ternyata yang diminta map warna kuning oleh petugas yang memeriksa kelengkapan berkas-berkas dan pengambilan nomer antrian

Berkas-berkas yang perlu disiapkan yang dimasukkan kedalam map warna merah adalah:
  • Fotocopy ijasah dan transkrip nilai yang telah dilegalisir masing2 1 lembar
  • Fotocopy Sertifikat Uji Kompetensi yang telah dilegalisir sebanyak 1 Lembar. Jika rangkap 2, fotocopy semuanya
  • Fotocopy Sumpah Profesi yang telah dilegalisir sebanyak 1 lembar
  • Surat Keterangan Sehat dari Instansi Pemerintah (ASLI). Bisa dari puskesmas atau rumah sakit
  • Surat Rekomendasi dari MTKP Dinkes Provinsi
  • Materai 6000 sebanyak 1 Lembar. Lebih baik sediakan dari rumah, minimal 3 materai
  • Pas Foto Berwarna dengan background MERAH ukuran 4x6 sebanyak 2 lembar dan ukurann 3x4 sebanyak 1 lembar. Sebagai saran, sediakan juga pas foto dengan background biru dengan ukuran yang sama. Karena dikhawatirkan ada perubahan peraturan
Setelah berkas-berkas yang diperiksa sudah lengkap oleh petugas, selanjutnya mintalah Form permohonan pengurusan yang ada dibagian Kantor Help. Isi form permohonan tersebut sesuai dengan data-data yang diminta. Pada form permohonan, jangan lupa untuk menempelkan materai 6000 yang telah disediakan dan ditandatangi. Dibagian ini, Anda juga akan mendapatkan Nomer Antrian, ada 3 lembar. Dan kebetulan saya dan beberapa teman saya mendapatkan nomer Antrian ke 20 heheee. Gak sia-sia kami datang lebih awal...

Setelah mednapatkan nomer antrain, selanjutnya duduk manis dan menunggu panggilan yang ada di Loket A. Setelah dipanggil saya menuju ke Loket A dan menyerahkan berkas-berkas yang telah saya persiapkan dan menyerahkan 1 lembar nomer Antrian saya.

Setelah dari Loket A, selanjutnya saya menunggu panggilan dari Loket C. Dibagian loket C ini saya menuliskan Nomer KTP dan Nomer STR. Jadi dalam hal ini, Anda tidak perlu menyediakan fotocopian KTP. Namun tetap sebagai sara, lebih baik sediakan saja fotocopiannya. Meskipun tidak digunakan, toh tetap digunakan dikemudian hari :) Bagaimana kalau tidak punya KTP? Bisa menggantinya dengan SIM atau Paspor. Diloket ini saya menunggu panggilan cukup lama

Setelah dari loket C, selanjutnya antri di Loket B. Di loket inilah saya mendapatkan apa yang menjadi tujuan saya yaitu STR atau Surat Tanda Registrasi Perawat. Sungguh sangat bahagia ketika STR sudah berada ditangan... Alhamdulillah

Sebagai catatan:
  • Untuk fotocopian berkas-berkas dan yang lainnya, lebih baik dipersiapkan dari rumah
  • Untuk persyaratan, carilah info terbaru persyaratan mengurus STR. Info terupdate bisa ditanyakan di kantor PPNI terdekat
  • Mengurus STR tidak dipungut biaya sepeserpun
  • Jangan diwakilkan karena kalau diwakilkan pengurusan STR akan membutuhkan waktu yang lebih lama dan beberapa persyaratan tambahan seperti Surat Kuasa dan lain-lain

Related Posts

yuks Like fanpage kami...
Agar Lebih Bermanfaat..