Advertisement
Cara & Syarat Mengurus STR Perawat Secara Umum - Saat ini STR menjadi isu hangat yang selalu dibahas oleh teman-teman perawat, ada yang mengatakan kalau mengurus STR itu sangat rumit harus melengkapi beberapa berkas seperti SKP (Satuan Kredit Profesi). SKP ini pun tidak hanya 1 lembar SKP dengan nilai kredit antara 2 - 3 kredit akan tetapi melebihi 10 angka kredit. Jika masing-masing lembar SKP terlampir 3 kredit maka seorang perawat membutuhkan 4 lembar SKP. Jika untuk 1 lembar SKP senilai Rp 100.000,. (perhitungan nilai terendah) maka dibutuhkan Rp.400.000,. untuk mendapatkan 4 SKP. Bagaimana jika yang disyaratkan untuk mendapatkan STR adalah 25 SKP??


Mungkin untuk yang perawat dengan status PNS yang memiliki gaji Rp 1.5 juta keatas tidak akan berpikir ulang untuk mendapatkan 25 SKP tersebut namun untuk perawat dengan gaji dibawah Rp 1 juta bahkan, mungkin akan berpikir ulang dan dengan hasil akhir tetap terpaksa mengurus STR walau dengan keterbatasan dana

Jadi yang menjadi isu rumitnya dalam mengurus STR atau Surat Tanda Registrasi ini adalah SKP. Sedangkan untuk mendapatkan SKP sendiri adalah dengan mengikuti seminar, workshop atau pelatihan yang katanya juga harus ada logo PPNI dalam lembar SKP tersebut. Dan PPNI sendiri juga jarang memberikan informasi mengenai seminar-seminar atau pelatihan terbaru dan PPNI sendiri juga jarang mengadakan seminar, workshop atau pelatihan padahal setiap bulannya setiap anggota PPN dalam hal ini perawat selalu membayar iuran keanggotaan PPNI

Itulah isu yang menjadi penyebab kenapa dalam mengurus perpanjangan STR dinilai sangat rumit. Selain antri di kantor MTKI, SKP adalah isu utama yang menjadi kendala dalam mengurus perpanjangan STR. Iya, mengurus perpanjangan STR lebih rumit dari yang kita bayangkan sedangkan untuk mengurus STR baru cukup mudah

Cara & Syarat Mengurus STR Perawat Secara Umum

STR wajib di miliki oleh Perawat. STR merupakan syarat legalitas seorang perawat dalam menjalankan praktek keperawatan, bahkan perawat dari luara atau warga negara asing juga wajib memiliki STR jika ingin melakukan praktek keperawatan di Indonesia. Jika dalam mengurus perpanjangan STR dinilai rumit, bagaimana dengan dengan cara membuat STR baru atau untuk yang masih belum memiliki STR?

Cara dan syarat mengurus STR perawat sudah diatur dalam peraturan Undang-Undang RI No.38 tahun 2014 tentang Keperawatan pada Bab IV, persyaratan pengurusan STR yaitu:
  1. Memiliki ijazah pendidikan tinggi Keperawatan
  2. Memiliki Sertifikat Kompetensi atau Sertifikat Profesi
  3. Memiliki surat keterangan sehat fisik dan mental
  4. Memiliki surat pernyataan telah mengucapkan sumpah/janji profesi
  5. Membuat pernyataan mematuhi dan melaksanakan ketentuan etika profesi
  6. STR berlaku selama 5 (lima) tahun dan dapat diregistrasi ulang setiap 5 (lima) tahun sekali
Setelah mengajukan semua persyaratan yang diperlukan, maka Konsil Keperawatan yang akan mengeluarkan STR untuk perawat yang besangkutan. Konsil Keperawatan merupakan salah satu lembaga yang legal dalam menerbitkan STR, hal ini sesuai dengan UU Keperawatan Ban IV Pasa 18 Ayat 2. Selain mengeluarkan STR, Konsil Keperawatan juga berhak dalam mencabut STR kepada perawat jika perawat tersebut melanggar peraturan yang telah ditetapkan

Jadi jika teman-temab perawat belum ada yang memiliki STR, segeralah urus STR Anda dan bagi yang akan habis masa berlaku STRnya segera diperpanjang karena STR merupakan 'nafas' kita dalam melakukan tindakan keperawatan, kecuali Anda tidak bekerja. Semoga informasi tentang cara & syarat mengurus STR perawat diatas bisa bermanfaat. Terimakasih

Related Posts

yuks Like fanpage kami...
Agar Lebih Bermanfaat..