Advertisement
Sekolah Perawat Pertama Kali Berdiri Di Indonesia - Apakah teman-teman perawat sudah tahu belum dimana sekolah perawat pertama kali yang ada di Indonesia? Mungkin sebagaian sudah ada yang tahu nah dalam artikel ini marik kita flashback tentang profesi kita ini.. Dahulu kala sebelumn Indonesia di jajah oleh Belanda, orang Indonesia atau yang biasa disebut sebagai pribumi tidak mengenal adanya perawat, bahkan sekolah perawat atau pendidikan perawat waktu itu juga tidak ada



Sekolah Perawat Pertama Kali Berdiri Di Indonesia

Pada waktu itu tidak ada yang namanya perawat, orang-orang hanya mengenal adanya orang pintar yang bisa merawat dan melakukan pengobatan dengan hanya mengandalkan naluri saja dan juga dengan segala keterbatasan. Nah teman-teman perawat disini masih ada yang mengandalkan naluri tidak dalam memberikan asuhan praktik keperawatan? Dengan adanya naluri tersebut, maka dikenallah istilah Mother Insting atau naluri keibuan yaitu merawat orang layaknya seorang ibu merawat anak-anak mereka yang merawat berdasarkan pengalaman, bukan ilmu

Barulah pada tahun 1819 atau setelah Belanda menjajah dan menguasi Indonesia, berdirilah beberapa rumah sakit di Jakarta. Dan rumah sakit yang terkenal pada waktu itu dan saat ini adalah rumah sakit Stadverban atau RSCM, Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo saat ini. Setelah muncul beberapa rumash sakit seperti RS St.Carolus Salemba, RS St.Boromeus Bandung, RS PGI Cikini dan RS Elisabeth Semarang

Dan pada tahun 1906 pendidikan juru rawat mulai diselenggarakan yang dilakukan pertama kali oleh RS PGI Cikini dan pada tahun 1912 RSCM juga menyelenggarakan sekolah juru rawat untuk pertama kalinya. Jadi, sekolah perawat pertama kali yang ada di Indonesia adalah di RS PGI Cikini yang ada di Jakarta dan bukan berada di Surabaya, Semarang atau Sulawesi

Jadi pada tahun 1906 tersebut merupakan cikal bakal berdirinya sekolah perawat sekolah perawat di Indonesia sampai sekarang ini yang mulai semakin banyak sekolah-sekolah perawat yang setiap tahunnya meluluskan puluhan perawat di setiap Akademi Perawat atau di Fakultas Ilmu Keperawatan. Bayangkan jika di Indonesia saat ini misalnya ada 100 sekolah perawat, berapa jumlah lulusan perawat yang siap untuk menjadi pengangguran setiap tahunnya jika masing-masing Akademi meluluskan 50 perawat? 5000 perawat!

Semenjak itulah, dari pendidikan Juru Rawat menjadi Sekolah Perawat Kesehatan, Akademi Keperawatan atau AKPER dan Pendidikan Tinggi Keperawatan lainnya yang tersebar di berbagai propinsi di Indonesia, sehingga memunculkan karakteristik berbagai ilmu keperawatan profesional dan melahirkan perawat-perawat dengan keahlian khusus

Bahkan saat ini pendidikan keperawatan sudah mencapai S3 (Strata 3) atau Doktoral yaitu program pendidikan tinggi perawat yang diselenggarakan oleh Fakultas Ilmu Kperawatan di UI, Universitas Indonesia. Jika seorang sudah mencapai S3 maka kemungkinan besar dia sudah memiliki ilmu kesehatan yang bisa jadi sejajar dengan seorang dokter spesialis

Itulah sedikit ulasan dan pengetahuan yang bisa kami sampaikan tentang sekolah perawat pertama kali berdiri di Indonesia. Semoga dengan adanya artikel ini semakin menambah wawasan kita tentang profesi yang kita jalani saat ini. Satu hal lagi, untuk teman-teman mahasiswa keprawatan jangan pernah menyerah untuk mencari pekerjaan di rumah sakit atau puskesmas, pekerjaan kita tidak hanya ada disana, kita bisa melakukan praktik keperawatan secara mandiri (image:rscikini.com)

Related Posts