Advertisement
Seandainya Perawat Seluruh Indonesia Libur 1 Bulan - Judul artikel ini bukan lelucon tapi ini juga bukan menjadi harapan kami sebagai perawat karena dalam keadaan apapun kami tetap dibutuhkan, tenaga kami tetap dicari, kemampuan kami tetap diharapkan dengan tangan-tangan kami yang selalu siap terbuka untuk siapa saja, mulai dari presiden sampai dengan orang-orang yang mengalami gangguan jiwa, mulai dari bayi sampai ajal menjelang, kami selalu ada disana


Namun bagaimana jika seandainya perawat seluruh Indonesia libur 1 bulan? Apa yang terjadi? Semua pasti bilang akan kebingungan karena tidak adanya perawat yang akan memberikan pelayanan jasa kesehatan di negeri tercinta ini. Jangankan 1 bulan yang menurut kami terlalu cepat disaat kami sedang bekerja yang tidak kenal lelah dari waktu Pagi - Sore - Malam silih berganti kami berjaga Shift setiap hari. 1 minggu saja profesi kami diliburkan, semua yang membutuhkan kami akan kebingungan karena begitu besarnya harapan yang kami emban untuk mereka yang kami rawat setiap hari

Bukannya mau menyombongkan diri dengan semua itu tapi kami melihat betapa istimewanya profesi-profesi yang lain yang selalu ditunjang dengan kesejahteraan yang baik dan lebih dari cukup. Sedangkan dari profesi kami yang sebagai perawat yang terkadang sering mendapatkan omelan dan cacian dari keluarga-keluarga pasien akan kinerja kami, selalu jauh dari perhatian dan bahkan dari pihak instansi sebagai tempat kami bekerja dan mencari nafkah untuk keluarga kami terkadang tidak mendapatkan pembelaan yang berarti dan selalu mengedepankan pembenaran dari permasalahan yang dialami oleh pasien dan keluarganya

Tidak melakukan pemberian terapi dari dokter selalu ditanyakan oleh keluarga pasien, "Mulai tadi pasien ini tidak diobati...", tidak mendapatkan perhatian selalu dikomplain, "Mulai kemarin pasien ini tidak ditangai...", dokter tidak melakukan pemeriksaan (Visite) yang diomelan dan terkadang dimarahi tetap perawat, "Dokternya dimana ini? Mulai kemarin tidak diperiksa oleh dokternya..!". Dan beberapa bahkan banyak permasalahan yang dialami oleh seorang perawat

Betul, komunikasi adalah cara yang tetap mengatasi permasalahan yang dihadapi pasien dan keluarganya. Namun ketika keinginan pasien dan keluarga lebih besar dari apa yang kami sampaikan dan tidak mau peduli dengan seberapa banyak pasien-pasien yang kami perhatikan sedangkan dalam setiap Shift pekerjaan selalu melayani pasien dengan jumlah diatas 20 pasien dan tenaga kami hanya 3 - 4 perawat yang tidak hanya merawat dan memperhatikan pasien saja. Namun beberapa pekerjaan seperti pendokumentasian juga menjadi tujuan kami dalam bekerja. Apakah menjadi perawat ruwet? Tentu tidak, karena masih ada pekerjaan yang lebih ruwet dari seorang perawat yaitu seorang Pilot, kenapa? (Silahkan dicari sendiri jawabannya..)

Namun bagaimana jika profesi lain yang libur 1 minggu? Apakah akan ada permasalahan? Kita yakini tidak karena pekerjaan mereka masih bisa tunda untuk minggu berikutnya. Misalnya, di instansi pendidikan yang libur hampir 1 bulan, kita yakini tidak akan ada permasalahan dengan para siswa yang belajar mulai dari SD, SMP sampai perguruan tinggi. Mereka bisa belajar sendiri di rumah. Atau kita contohkan lagi di bagian pengusaha atau pekerja yang biasanya libur 1 minggu pada saat hari raya, kita yakini perusahaan mereka tidak akan bangkrut. Atau dibagian transportasi, mereka akan menunda keberangkatan sampai 1 minggu kedepan dan yang berkepentingan akan menunda perjalanan mereka. Namun bagaimana jika profesi perawat seluruh Indonesia libur? Apa yang akan terjadi?

Artikel dengan judul: Seandainya Perawat Seluruh Indonesia Libur 1 Bulan ini bukanlah sebagai sebuah keinginan atau harapan kami sebagai perawat untuk mendapatkan jatah libur selama itu, tidak ada tujuan apapun yang kami tulis dalam artikel ini.

Related Posts