Advertisement
Apa itu Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI)? - Didalam dunia pendidikan ada tahapan atau jenjang yang harus dilalui oleh setiap individu sehingga mendapatkan pekerjaan yang sesuai dengan jenjang pendidikan yang dimiliki. Dengan memiliki jenjang pendidikan tersebut, skill atau kemampuan dari masing-masing individu akan terlihat dan bahkan semakin meningkat sejalan dengan prestasi kerja yang dimilikinya. Lantas apa hubungannya dengan KKNI? Apa itu KKNI?

Apa itu KKNI? KKNI atau Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia adalah kerangka penjenjangan kualifikasi sumber daya manusia Indonesia yang menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan sektor pendidikan dengan sektor pelatihan dan pengalaman kerja dalam suatu skema pengakuan kemampuan kerja yang disesuaikan dengan struktur di berbagai sektor pekerjaan

KKNI merupakan kualifikasi mutu yang terkait dengan sistem pendidikan, sistem pelatihan kerja, dan sistem penilaian kesetaraan capaian pembelajaran (learning outcomes) secara nasional. Dengan adanya KKNI ini akan terbentuk SDM yang bermutu, produktif dan profesional. Untuk menjamin mutu dari setiap individu terdapat beberapa jenjang yang sudah diatur dalam KKNI, sehingga dengan adanya jenjang atau tahapan ini akan benar-benar terbentuk kualifikasi dari SDM yang benar-benar bermutu dan produktif

Didalam KKNI terdapat sembilan jenjang pendidikan yang menentukan mutu dari setiap individu. Jenjang pendidikan tersebut dimulai dari Level 1 yaitu Pendidikan Dasar hingga Level 9 yaitu Strata 3 (S3). Tiap level yang ada harus benar-benar sesuai dengan tingkatan levelnya, dalam artian tidak boleh Level 6 (S2) merasakan Level 8 (S2) meskipun sama-sama dalam Strata, namun untuk tingkatan kualifikasi mereka berbeda

Berikut tingkatan Level yang terdapat dalam KKNI

KKNI diatur dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2012 dan juga dalam Ketentuan Umum Peraturan Menteri, yaitu Permendikbud No. 49 Tahun 2014 tentang Standar Nasional Pendidikan Tinggi. Dalam Permendikbud No. 49 Tahun 2014 Bab I Pasal 1 ayat 5 dijelaskan bahwa:
Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia, yang selanjutnya disingkat KKNI, adalah kerangka penjenjangan kualifikasi kompetensi yang dapat menyandingkan, menyetarakan, dan mengintegrasikan antara bidang pendidikan dan bidang pelatihan kerja serta pengalaman kerja dalam rangka pemberian pengakuan kompetensi kerja sesuai dengan struktur pekerjaan di berbagai sektor

Selain itu, pengaturan tentang implementasi KKNI juga diatur dalam beberapa peraturan yaitu:
  • Undang-Undang Republik Indonesia no 12 tahun 2012 tentang Pendidikan Tinggi.
  • Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 73 Tahun 2013 Tentang Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia Bidang Pendidikan Tinggi;
  • Peraturan Menteri Pendidikan Dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 81 Tahun 2014 Tentang Ijazah, Sertifikat Kompetensi, dan Sertifikat Profesi Pendidikan Tinggi;
  • Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2013 Tetang Pedoman Pengembangan Sistem Pendidikan dan Pelatihan Berbasis Kompetensi di Lingkungan Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintahan Daerah;
  • Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Republik Indonesia Nomor 8 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan berbasis Kompetensi.
  • Peraturan Menteri Ketenagakerjaan, Republik Indonesia Nomor 21 Tahun 2014 Tentang Pedoman Penerapan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia
Untuk itu,sebagai perwujudan mutu dan jati diri bangsa Indonesia dalam sistem pendidikan, pelatihan serta sistem pengakuan kompetensi kerja secara nasional, maka KKNI memiliki tujuan:
  1. Menetapkan kualifikasi capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, dan informal atau pengalaman kerja;
  2. Menetapkan skema pengakuan kualifikasi capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, informal atau pengalaman kerja;
  3. Menyetarakan kualifikasi di antara capaian pembelajaran yang diperoleh melalui pendidikan formal, nonformal, dan informal atau pengalaman kerja;
  4. Mengembangkan metode dan sistem pengakuan kualifikasi tenaga kerja dari negara lain yang akan bekerja di Indonesia.
Itulah sekilas tentang apa itu KKNI atau Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia. Dan apa hubungannya dengan keperawatan? Tentu ada, dengan mengacu pada pedoman KKNI maka setiap perawat perlu meningkatkan kualitas dan mutu pendidikan mereka dengan melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi agar ilmu yang didapat bisa berkembang dan tidak hanya sekedar berasal dari pengalaman kerja saja

Sumber: KKNI

Related Posts