Advertisement
Perawat Magang Diberhentikan Merupakan Kemunduran Dalam Pelayanan Kesehatan - Apakah perawat magang hanya seorang perawat yang tanpa status resmi dari pemerintah yang dengan mudahnya diberhentikan begitu saja? Atau karena kompetensi mereka yang masih kurang? Untuk pertanyaan yang pertama, mungkin jawabannya bisa iya dan bisa tidak karena pemerintah memiliki hak mutlak mengurangi ketenagakerjaan dalam suatu instansi namun apakah itu kebijakan yang tepat? Tentu saja tidak karena jika melihat cita-cita besar bangsa ini, sangat jelas keputusan memberhentikan perawat magang dalam suatu instansi sangat merugikan karena bangsa ini masih membutuhkan tenaga kesehatan khususnya perawat untuk mewujudkan Indonesia Sehat


Namun jika dilihat dari sisi resminya, jangan memandang pangkat dari seorang perawat magang, INGAT lulusan mahasiswa keperawatan apapun itu jenjang pendidikan yang mereka tempuh, baik itu Diploma atau Strata atau sarjana tidak serta merta mereka langsung menerapkan ilmu yang mereka dapatkan. Lulusan sarjana (S1) keperawatan belum tentu lebih baik dari lulusan diploma keperawatan. Saat ini adalah tahapan kompetensi untuk membuktikan layak atau tidaknya seorang lulusan keperawatan menerapkan ilmunya dan juga adanya registrasi yang harus dilakukan oleh semua perawat di Indonesia

Seorang lulusan keperawatan sudah bisa dianggap layak atau resmi menerapkan ilmu keperawatannya setelah lulus uji kompetensi. Jika tidak lulus, jangan harap ijazah keperawatannya bisa digunakan, jangan harap ilmu keperawatannya bisa diterapkan. Dan setelah melaksanakan uji kompetensi, perawat harus memiliki Surat Tanda Registrasi (STR). Sedangkan untuk memiliki STR, perawat harus mengurus sendiri di kantor dinas kesehatan masing-masing provinsi bukan di daerah atau kabupaten

Jadi tidak hanya cukup selembar Ijazah untuk membuktikan seorang lulusan perawat itu sudah bisa menerapkan ilmu keperawatannya. Ijazah keperawatan mereka tidak berguna tanpa adanya STR dan STR tidak akan terbit jika tidak lulus uji kompetensi

Bagaimana dengan pertanyaan kedua, Apakah perawat magang memiliki kompetensi yang kurang dalam menerapkan ilmu keperawatannya? Tentu saja tidak, banyak teman-teman perawat magang di tempat kami bekerja memiliki kompetensi yang lebih baik dari yang tidak magang. Bahkan meski secara pengalaman mereka masih kurang akan tetapi kinerja mereka lebih baik dari seorang perawat PNS sekalipun

Lantas kenapa perawat magang diberhentikan begitu saja? Tidak adakah cara terbaik untuk memberikan kesempatan kepada mereka untuk mewujudkan cita-cita bangsa ini? Memang tidak ada pengaruh jika hanya 1 - 2 perawat magang yang diberhentikan, akan tetapi bagaimana jika jumlah perawat magang yang diberhentikan lebih dari 50 orang dalam satu instansi?

Jangankan untuk mewujudkan cita-cita bangsa ini, mewujudkan mutu pelayanan kesehatan yang baik dalam satu instansi akan sulit terwujud jika tenaga perawat sudah dikurangi. Padahal perawat merupakan pondasi penting dalam melaksanakan mutu pelayanan kesehatan dalam satu instansi, misalnya rumah sakit atau puskesmas

Jadi tidak ada alasan apapun untuk memberhentikan perawat magang dalam jumlah yang banyak. Karena sebagaimana diketahui, meskipun mereka tidak digaji namun bekerja adalah cita-cita besar mereka. Kecuali ada masalah serius yang dihadapi oleh perawat tersebut, dan tentunya jika ada masalah biasanya hanya menimpa pada 1 - 2 perawat

Jayalah perawat Indonesia

Related Posts

yuks Like fanpage kami...
Agar Lebih Bermanfaat..