Revisi UU ASN No.5 Tahun 2014: Pegawai Honorer Bisa Jadi PNS Tanpa Tes - Sebelum menjadi PNS atau Pegawai Negeri Sipil, orang Indonesia belum di anggap sukses alias mapan, padahal beberapa PNS saat ini juga ada yang belum mapan hidupnya, banyak PNS yang masih mencari pekerjaan sampingan untuk kebutuhan biaya rumah tangga mererka. Apakah dengan menjadi seorang PNS sudah menjadikan kita kaya atau hanya mengejar titel PNS saja sehingga terlihat mapan dan bergengsi? Tentu saja tidak, karena masih banyak pekerjaan yang lebih baik selain menjadi seorang PNS

Entahlah, terlepas dari apapun sampai saat ini menjadi PNS tetap menjadi dambaan setiap rakyat Indonesia. Begitu juga dengan admin blog ini yang sampai saat ini masih berstatus sebagai perawat honorer yang hampir expired :) Tidak tahu juga, apakah admin blog ini akan masuk daftar pengangkatan PNS yang saat ini sedang diperjuangkan oleh perawat honorer dan PPNI beberapa waktu yang lalu. Mengingat usia admin blog ini sudah tidak lagi muda dan jika menjadi PNS mungkin sudah mau pensiun... Kalau sudah seperti itu siapa yang mau disalahkan? Ah sudahlah yang penting admin blog tetap berbagi informasi dan ilmu melalui blog kesayangan teman-teman perawat ini dan mohon dukungan ngLike fanspage blog ini yaa agar blog ini tetap eksis kedepannya...

Eh malah kemana-mana nih nulis artikelnya... Kembali ke topik Revisi UU ASN: Pegawai Honorer Bisa Jadi PNS Tanpa Tes. Beberapa waktu yang lalu DPR sudah mengajukan usulan untuk merevisi UU ASN (Undang-Undang Aparatur Sipil Negara). Dengan adanya revisi ini merupakan kabar gembira untuk pegawai honorer karena dalam revisi tersebut akan menyelesaikan masalah tenaga honorer, pegawai tidak tetap atau PTT, pekerja lepas dan lainnya yang bekerja di instansi pemerintah selama lebih dari 5 tahun bisa diangkat menjadi PNS

Sebelumnya, aturan mengenai PNS mengacu pada UU Pokok Kepegawaian No 43 Tahun 1999 dan aparatur sipil negara (ASN) diatur lebih lanjut dalam UU ASN No 5 Tahun 2014.


Bisakah pegawai honorer jadi PNS tanpa tes yang selam ini selalu dilakukan? Jika mengacu pada Revisi UU ASN No.5 Tahun 2014, tentu saja bisa namun dengan beberapa syarat yang diperlukan. Dalam undang-undang tersebut juga dijelaskan mengenai tes PNS akan tetapi disebutkan secara jelas mengenai mekanisme tes yang dilakukan. Akan tetapi pemerintah wajib mengangkat pegawai honorer jadi PNS sebagaimana yang tedapat dalam Pasal 131A sebagai berikut ini:

Pasal 131A

(1) Tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak yang bekerja terus-menerus dan diangkat berdasarkan surat keputusan yang dikeluarkan sampai dengan tanggal 15 Januari 2014, wajib diangkat menjadi PNS secara langsung dengan memperhatikan batasan usia pensiun sebagaimana dimaksud dalam Pasal 90.

(2) Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) didasarkan pada seleksi administrasi berupa verifikasi dan validasi data surat keputusan pengangkatan.

(3) Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan memprioritaskan mereka yang memiliki masa kerja paling lama dan bekerja pada bidang fungsional, administratif, pelayanan publik antara lain pada bidang pendidikan, kesehatan, penelitian, dan pertanian.

(4) Pengangkatan PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan dengan mempertimbangkan masa kerja, gaji, ijazah pendidikan terakhir, dan tunjangan yang diperoleh sebelumnya.

(5) Tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak diangkat menjadi PNS oleh pemerintah pusat.

(6) Dalam hal tenaga honorer, pegawai tidak tetap, pegawai tetap non-PNS, dan tenaga kontrak, tidak bersedia diangkat menjadi PNS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus membuat surat pernyataan ketidaksediaan untuk diangkat sebagai PNS.

Dari Pasal 131A diatas secara tertulis memang berbunyi seperti itu akan tetapi kenapa tidak dipertegas untuk tenaga honorer yang sudah bekerja lebih dari 5 tahun atau 10 tahun? Karena untuk saat ini yang kami tahu masih banyak tenaga honorer perawat yang bekerja hampir atau lebih 10 tahun yang belum diangkat jadi PNS bahkan ada yang hampir pensiun (jika mereka sudah PNS)

Memang pada ayat 1, 2, 3 dan 4 dalam Pasal 131A sudah dijelaskan namun setidaknya harus ada ketegasan masa kerja yang tertulis yaitu 5 tahun atau 10 tahun

Dan yang terpenting tidak ada kong-kalikong dalam pengangkata tenaga honorer jadi PNS yang saat ini masih dilakukan oleh pihak-pihak tertentu. Sekalipun sudah ada UU ASN No.5 Tahun 2014 tapi kalau uang sudah berbicara, maka tertutuplah undang-undang tersebut dan harapan tenaga honorer yang bekerja sekian lama menjadi sia-sia dan hanya bisa menatap mereka yang memiliki uang melimpah untuk membayar jadi PNS... Save Indonesia from KKN!

Related Posts