Advertisement
Selamat Hari Perawat Nasional Ke-43: Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat - Tidak terasa sudah 43 tahun keberadaan PPNI atau Perawat Indonesia berada di Indonesia. Selama 43 tahun tersebut banyak sekali permasalahan yang harus dihadapi oleh perawat Indonesia, baik itu sebagai individu dalam melakukan praktik keperawatan, sebagai tim dalam memberikan pelayana kesehatan di rumah sakit atau puskesmas, dan sebagai anggota PPNI sendiri. Seberapa baik perawat dalam memberikan pelayanan kesehatan? Adakah perawat terbaik yang benar-benar telah mencurahkan tenaganya untuk masyakarat atau hanya sekedar untuk mendapatkan materi belaka? Tidak ada yang tahu, hanya masyarakat yang mampu memberikan penilaian tersebut


Dengan usia yang tidak lagi muda dan melalui berbagai program yang dicanangkan pemerintah bersama PPNI mengangkat tema "Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat". Makna tema dalam HUT PPNI Ke-43 ini memiliki makna yang sangat penting untuk membangun masyarakat yang sadar akan pentingnya kesehatan yang ditumbuhkan pada masing-masing individu yang ada di masyarakat. Membuka kesadaran kepada masyarakat akan pentingnya kesehatan

Salah satu Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat yang saat ini sedangkan digalakkan adalah personal hygiene yaitu Cuci Tangan. Setiap orang yang ada di masyarakat atau dimanapun paling tidak menerapkan budaya cuci tangan untuk mewujudkan mayarakan yang sehat dan bersih. Sebenarnya tidak hanya Cuci Tangan yang menjadi pokok utama dalam Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat ini akan tetapi banyak aspek yang harus diperhatikan yaitu pola makan dan perilaku hidup juga perlu diperhatikan

Terlepas dari tema PPNI dalam HUT ke-43 tersebut, PPNI dan pemerintah juga perlu memperhatikan keberadaan perawat. Saat ini perawat masih terlalu dipandang sebelah mata, masih banyak yang memberikan penilaian dalam memberikan pelayanan kesehatan perawat lalai dan kurang baik dalam bekerja, khususnya dalam menyangkut hak hidup dan hak sehat seorang pasien. Masih banyak yang berpikiran kalau perawat memiliki kewajiban untuk menyembuhkan sakit pasien, jika tidak sembuh maka perawat jualah yang menjadi sasaran dan telah lalai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik, bermutu dan profesional

Semua orang, baik yang sehat ataupun yang sakit adalah sama-sama memiliki hak sehat dan hak hidup. Namun dalam memberikan kesehatan bahkan kesembuhan bukanlah kewajiban seorang perawat atau dokter sekalipun. yang memberikan sehat, kesembuhan, sakit dan kesakitan itu adalah semata-mata ujian dari Allah SWT. Begitu juga dengan mati dan kematian, tidak ada mahkluk di muka bumi ini yang bisa mengetahui kapan manusia akan meninggal. Lantas kenapa jika ada pasien yang meninggal terkadang masih ada yang menyalahkan perawat?

Penyuluhan secara rutin dan bimbingan kerohanian dalam rumah sakit dan puskesmas sangat perlu dilakukan, bukan hanya sekedar mengajarkan perilaku hidup sehat yang baik. Semua aspek yang menyangkut hak dan kewajiban pasien dan keluarga pasien harus perlu ditekankan setiap waktu

Semoga dengan adanya tema Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat dalam HUT Perawat Nasional ke-43 ini, kami berharap PPNI:
  • Bisa memberikan perubahan yang baik dalam membela perawat sebagai individu yang memiliki tugas, kewajiban, dan tanggungjawab dalam memberikan pelayanan kesehatan.
  • Tanggap dengan permasalahan yang dialami oleh perawat, baik itu di daerah ataupun di kota.
  • Menjadi pendamping yang baik ketika ada masalah hukum yang menimpa perawat.
  • Memberikan informasi yang terupdate atau terbaru, baik untuk perawat di kota ataupun di daerah.
  • Dan sebagainya yang semata-mata untuk kepentingan perawat, karena perawat PPNI ada.
Semoga kedepannya semua aspek bersatu dan tidak bercerai-berai dalam memberikan pelayanan kesehatan yang baik, bermutu, dan profesional tanpa berpihak kesiapapun. Selamat Hari Perawat Nasional Ke-43: Gerakan Perawat Mendukung Masyarakat Sehat

Related Posts

yuks Like fanpage kami...
Agar Lebih Bermanfaat..