Perawat ini Dipecat Kerana Perbuatan yang Dilakukannya - Beberapa hari yang ini tersiar kabar yang begitu viral menimpa profesi kita, bagaimanapun dan seperti apapun perawat yang bersangkutan adalah teman kita yang memiliki profesi yang sama dengan kita semua sebagai perawat. Berita viral yang tersebar di media sosial berupa video tersebut menjadi sebuah pelajaran penting buat kita semua, buat Persatuan Perawat dan tentunya buat instansi kesehatan yang masih berkepentingan dengan perawat. Dan tentunya, selain pelaku yang harus bertanggungjawab dengan perbuatannya, pihak yang menaungi profesi kesehatan yaitu Persatuan Perawat juga haru melakukan koordinasi untuk mengatahui kasus yang sebenarnya. Memang sudah jelas di video yang beredar, pelaku sudah mengakui perbuatannya, namun secara kronologis pihak profesi yaitu Persatuan Perawat harus mengetahuinya agar nantinya tidak terjadi masalah yang sama dimasa yang akan datang.


Perawat ini Dipecat Kerana Perbuatan yang Dilakukannya
Setelah video viral yang beredar di media sosial dan media chatting, manajemen RS National Hospital akhirnya memutuskan untuk memberhentikan secara tidak terhormat perawat dengan inisial J yang diduga melakukan pelecehan seksual terhadap pasien post operasi. Rumah sakit swasta bertaraf internasional itu menilai bahwa perawat laki-laki yang berinisial J itu telah melanggar etika profesi.

Seperti yang disampaikan oleh Kepala Perawat RS National Hospital, Jenny F, saat jumpa pers kemarin mengatakan "Manajemen RS National Hospital meminta maaf atas terjadinya pelanggaran etika profesi yang dilakukan oknum perawat terhadap pasien rumah sakit. Kami menyampaikan penyesalan yang mendalam kepada pasien dan keluarga pasien,"

Baca: Kronologi Terjadinya Pelecehan Seksual oleh Perawat yang Videonya Viral

Jenny juga mengatakan jika pihak manajemen RS tidak mentoleransi segala bentuk pelanggaran atau perbuatan terhadap etika profesi. Untuk itu, pihak RS mengambil sikap dan langkah tegas dengan tidak akan melindungi siapa pun yang melanggar etika profesi. "Kami manajemen telah mengambil tindakan tegas terhadap pelaku, dengan memberhentikan dengan tidak hormat,"

Selain telah memecat perawat yang telah melakukan pelanggaran tersebut, pihak manajemen RS National Hospital juga telah menyerahkan sepenuhnya proses hukum yang berlaku ke pihak kepolisian untuk kasus ini. Seperti yang telah diketahui, RS Nationa Hospital merupakan rumah sakit swasta internasional yang memiliki standar tinggi dalam memberikan pelayanan kesehatan terhadap pasien, menjaga dan melindungi mereka.

Jenny menambahkan, "Segala sesuatu mengenai kasus ini semuanya masih dalam proses yang berlaku, sepenuhnya kasus ini kami serahkan ke penegak hukum sesuai hukum yang berlaku,"

Seperti yang diberitakan sebelumnya, peristiwa terjadinya pelecehan seksual yang menimpa seorang istri pengacara tersebut terjadi pada hari Selasa, 23 Januari 2018, pukul 11.30-12.00 WIB. Sesuai prosedur, Widya yang dipindahkan dari kamar operasi menuju ruang pemulihan. Dalam keadaan setengah sadar, seorang perawat laki-laki berinisial J menyeret ranjangnya. "Diraba-raba payudaranya dua sampai tiga kali. Istri saya terasa, sadar, tapi enggak berdaya," ujar suami Widya, Yudi Wibowo.

Related Posts