Rotasi Perawat Ruangan Terkadang Tidak Sesuai Dengan Kebijakan yang Berlaku - Sebagai perawat, pernahkah anda merasakan rotasi ruangan? Atau tidak pernah sama sekali? Untuk yang pernah merasakan di rotasi oleh manejemen rumah sakit tentu merasakan hal-hal yang tidak diharapkan. Namun yang belum pernah merasakan di rotasi ke ruangan lainnya tentu merasa sangat nyaman, bahkan yang sudah puluhan tahun berada di ruangan yang sama. Kenapa hal ini bisa terjadi? Kenapa ada perawat yang di rotasi keruangan lainnya dan bahkan ada beberapa perawat yang tidak pernah merasakan di rotasi keruangan manapun.

Jika ada perawat yang belum pernah merasakan di rotasi keruangan lainnya bahkan ada perawat yang sudah puluhan tahun diruangan tersebut, maka perlu diperhatikan akan kebijakan rotasi yang berlaku didalam rumah sakit atau instansi kesehatan lainnya (biasanya rotasi perawat ini terjadi di rumah sakit dan puskesmas), apakah kebijakan tersebut ada atau hanya sebatas ada ketika SK Rotasi sudah dikeluarkan oleh direktur. Maksudnya begini, setiap apapun yang berhubungan dengan suatu tindakan untuk mengambil keputusan, maka ada pedoman yang melatarbelakanginya yang sudah baku yang ditetapkan dengan aturan yang diketahui secara umum.


Misalkan kebijakan rotasi perawat ruangan, maka ada aturan yang tegas dari direktur yang menetapkan aturan atau kebijakan tentang rotasi tersebut. Misalkan; berapa tahun sekali rotasi perawat harus dilakukan? berapa kali perawat harus dirotasi? apakah perawat yang dirotasi harus mengikuti pelatihan terlebih dulu sebelum ditempatkan diruangan yang baru? usia berapa perawat tidak perlu dirotasi? dan sebagainya.

Jika kebijakan yang dibuat hanya sebatas ketika ada SK Rotasi (Surat Keputusan) baru dikeluarkan tanpa ada Ketetapan yang berlaku seperti poin-poin yang telah disebutkan diatas. Maka rotasi perawat yang berlaku hanya berupa seleksi alam, siapa yang diinginkan, dialah yang harus di rotasi, siapa yang tidak inginkan dialah yang menjadi perawat kesayangan Kepala Ruangan perawat tersebut untuk selama-lamanya.

Pernah mendengar tentang hukum seleksi alam? Siapa yang berbuat baik maka akan disukai dan diinginkan oleh banyak orang, siapa yang berbuat tidak baik maka banyak pertimbangan untuk menerima orang tersebut. Begitu juga saat terjadi rotasi ruangan jika tidak ada kebijakan baku, ada sebuah seleksi alam yang berlaku yang dibahas dalam sebuah rapat. Misalkan; untuk ruangan-ruangan tertentu akan memilih perawat yang penurut dan tidak banyak menuntut karena sudah melihat dan menilai background perawat tersebut. Namun untuk beberapa ruangan bahkan hampir semua ruangan tidak menginginkan seorang perawat yang di rotasi ditempatkan diruangan itu karena background dari perawat tersebut tidak baik. Kalau seperti itu yang terjadi saat rotasi ruangan, maka akan menimbulkan ketidaksenangan dari perawat itu sendiri.

Bahkan yang paling tidak jelas adalah seperti yang telah disebutkan diatas, ada ruang rawat inap yang tidak pernah merotasi perawatnya alias mempertahankan perawat-perawat itu saja sehingga hal ini menimbulkan tanda tanya besar dikalangan perawat lainnya. Kenapa dan ada apa perawat diruangan ini tidak pernah di rotasi? Apakah memang karena ada seleksi alam yang berlaku atau hanya ketidakmampuan untuk menerima perawat baru?

Jadi, buat teman-teman perawat yang pernah di rotasi ke ruangan lainnya, Selamat! Anda adalah perawat yang sebenarnya karena bisa mengaplikasi semua ilmu keperawatan yang anda miliki. Bagaimana yang tidak pernah di rotasi? Silahkan dinikmati...

Lantas kapan rotasi perawat ruangan perlu dilakukan?
Didalam beberapa rumah sakit di Indonesia, terdapat beberapa perbedaan dalam melakukan rotasi perawat ruangan sesuai dengan kebijakan yang berlaku yaitu:
  1. Perawat sudah bertugas selama 3 - 5 tahun di ruangan
  2. Ruang rawat inap yang lain kekurangan perawat
  3. Perawat memiliki pelatihan untuk ditempatkan diruangan yang lain
  4. Perawat yang bersangkutan meminta sendiri untuk pindah keruangan lainnya
  5. Perawat bermasalah dengan ruangan
  6. Dan sebagainya
Dari beberapa kebijakan tentang rotasi perawat ruangan, hanya poin pertama yang terkadang sering diabaikan. Bahkan ada poin tambahan yaitu Daftar Perawat Rotasi! Yaitu hanya perawat-perawat itu saja yang akan dirotasi karena sudah ada dalam daftar rotasi sehingga tidak perlu mencari perawat-perawat yang lainnya, kalaupun ada perawat yang dirotasi, hanya perawat-perawat baru yang masuk dalam daftar tersebut, sehingga perawat yang lama selalu merasa aman dan nyaman.

Padahal rotasi perawat ruangan itu sangat perlu dilakukan tanpa ada unsur Seleksi Alam, harus benar-benar ada rotasi karena ada kebijakan yang telah dibuat, bukan karena faktor X yang membiarkan beberapa perawat tidak pernah dirotasi. Rotasi dibuat tapi untuk meningkatkan disiplin ilmu yang dimiliki oleh masing-masing perawat, untuk meningkatkan keterampilan perawat, agar perawat tidak jenuh, menjaga dan memelihara hubungan yang baik dengan perawat ruangan lainnya, dan untuk meningkatkan pelayanan di rumah sakit tersebut.

Tanpa ada rotasi ruangan, maka kesenjangan akan terlihat. Salah satunya; perawat yang tidak pernah tegur sapa saat berpapasan didalam rumah sakit itu sendiri, kepala ruangan yang tidak mau tersenyum karena bukan anak buahnya, perawat yang tidak peduli dengan ruangan lainnya, dan sebagainya.

Jadi lakukan rotasi perawat sesuai aturan yang ada, sesuai dengan SOP yang berlaku, sesuia dengan kebijakan yang telah dibuat, bukan karena asal mau dan suka. Terimakasih

Related Posts