Honorer Usia 35 Tahun Diangkat Menjadi PNS, Benarkah?

Honorer Usia 35 Tahun Diangkat Menjadi PNS, Benarkah?

Honorer Usia 35 Tahun Diangkat Menjadi PNS, Benarkah? Benar menurut Rieke Diah Pitaloka seperti yang disampaikan kemarin pada acara sebuah pelantikan di Grobogan Jawa Tengah. Tidak tahu, apakah honorer usia 35 tahun tersebut akan benar-benar diangkat menjadi PNS atau tidak. Namun salah satu syarat utama untuk diangkat menjadi PNS menurut Rieke adalah bukan tenaga honorer yang bekerja pada usia 35 tahun tapi tenaga honorer yang sudah mengabdi dan usianya sudah lebih dari 35 tahun.

Honorer Usia 35 Tahun Diangkat Menjadi PNS
Jadi tenaga honorer tersebut sudah bekerja sejak usia 20 tahun, sehingga karena tidak kunjung diangkat menjadi PNS, tenaga honorer tersebut sampai berusia 35 tahun. Jadi pengabdian selama bekerja sudah lebih dari 10 atau 15 tahun!

Menurut Rieke, sebelumnya sudah ada 42.000 tenaga kesehatan yang berstatus pegawai tidak tetap (PTT) Pusat. Sebanyak 39.000 sudah diangkat menjadi PNS. Dan sisanya 4.000 yang di atas 35 tahun belum diangkat. Ini data untuk yang ada di pusat yang katanya didahulukan menjadi PNS. Bagaimana dengan tenaga honorer yang di daerah?

Menurut Rieke, 4.000 tenaga honorer yang berusia diatas 35 tahun tersebut sudah mengikuti ujian dan tes, tetapi karena usia maka tidak bisa diangkat, dan ini sudah menjadi perhatian Presiden Jokowi karena ada ketidakadilan yang terjadi pada pengangkatan PNS tersebut.

Selain itu, Rieke juga menyampaikan bahwasannya tenaga honorer yang berusia 35 tahun tidak bisa diangkat menjadi PNS bukan karena bekerja pertama kali pada usia 35 tahun, mereka bekerja saat itu usianya 20 tahun, jadi mereka tua dalam pengabdian, mereka tua bukan baru masuk kerja di usia tua. Dan inilah yang menjadi perhatian Presiden Jokowi yang melihat tidak adanya ketidakadilan.

Pernyataan Rieke ini dipertegas dengan adanya Kepres pengangkatan Bida, Dokter Umum dan Dokter Gigi yang berusia 35 tahun. Kepres ini sebenarnya sudah berlaku sejak bulan September 2018 namun proses pengangkatannya masih dalam proses. Proses pengangkatan ini jika benar-benar terjadi akan benar-benar untuk tenaga honorer yang berhak untuk diangkat, bukan dari hasil nepotisme atau mengangkat orang-orang yang sudah kenal atau ada hubungan keluarga dengan orang-orang tertentu. Benarkah?

Kesempatan Dalam Kesempitan
Jika data tenaga honorer di pusat ada ribuan, bagaimana dengan daerah? Sanggupkah pemerintahan Jokowi mengangkat semua tenaga honorer yang sudah bekerja 10 tahun keatas menjadi PNS meskipun secara bertahap?

Tidak segampang dan semudah itu mewujudkan janji-janji untuk rakyat kecil. Atau janji ini akan diwujudkan saat pemilihan presiden nanti?

Seharusnya kalau presiden ingin mewujudkan semua janjinya, silahkan data mulai dari sekarang semua tenaga honorer mulai dari guru, perawat, dan dokter dan angkat langsung menjadi PNS. Bukankah sekarang pemerintah membutuhkan tenaga PNS yang sudah mengadakan tes CPNS? Kenapa harus mengadakan tes CPNS kalau memang pemerintah memang benar-benar butuh PNS baru?

Kalau yang disampaikan Rieke itu adalah propaganda atau janji manis dalam kampanye pemilihan presiden untuk mendulang suara dari keluarga tenaga honorer, seharusnya bisa mengangkat tenaga honorer sebelum pemilihan presiden. Dijamin, jika semua tenaga honorer diangkat menjadi PNS sebelum pemilihan presiden, mereka akan dengan sendirinya akan mendukung pemerintahan sekarang dalam pemilihan presiden nanti.

Bukannya hanya untuk Jokowi, untuk calon presiden dari Prabowo jika memiliki janji untuk mengangkat tenaga honorer usia 35 tahun menjadi PNS, harusnya dimulai sekarang atau sebelum pemilihan presiden. Bukan setelah pemilihan presiden. Karena jika pemilihan presiden sudah selesai maka sangat besar kemungkinan janji-janji tersebut akan pura-pura mereka lupakan.

Jadi buat teman-teman tenaga honorer yang sudah mengabdi 10 - 15 tahun bekerja, jangan mudah terpancing dengan janji manis para calon presiden yang akan mengangkat menjadi PNS. Lebih baik kita bekerja dengan baik dan biarkan mereka dengan janjinya sendiri.

Berlangganan update artikel terbaru via email:

Buka Komentar
Blogger
Disqus

No comments

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel